'Arofah sering digambarkan sebagai miniatur padang Mahsyar, tempat dikumpulkannya manusia setelah dibangkitkan dari kubur di akherat kelak.

Pada saat itu semua manusia dalam keadaan yang sama, tidak ada perbedaan antara kaya atau miskin, pintar atau bodoh, pejabat atau rakyat jelata, berkulit putih, sawo matang atau hitam. Pembeda satu dengan yang lainnya di mata Tuhan adalah keimanan dan ketaqwaan kepada-Nya. Inilah puncak ibadah haji dan sekaligus menjadi momen legalisasi kehajian itu sendiri sebagaimana hadist Rasulullah: “ الحج عرفة “ Al-hajju 'arofah.

Sebuah proses kontemplasi diri, muhasabah atau perenungan yang diharapkan menghasilkan pribadi-pribadi terbaik dari kaum muslimin. InsyaAllah, aamiin.

 

Palembang Darussalam. 
Armansyah.